Bagian tak bernama
10th Mar 2010
Saat sedang mengerjakan sebuah terjemahan mengenai “Chinese Face Reading”, saya terbentur dengan sebuah kata dalam bahasa Inggris untuk dicarikan padanannya dalam bahasa Indonesia. Saya cari di kamus, ndak ada. (Apa kamus saya yg kadaluarsa?
)
Anyway, kata yang saya maksud adalah Philtrum. Pernah dengar?
Philtrum adalah bagian dari wajah, tepatnya di atas bibir, di bawah hidung, bentuknya seperti ceruk kecil.
Hasil dari googling ketemu keterangan menarik ini :
Lekukan di area tengah antara hidung dan bibir bagian atas anda disebut “PHILTRUM”. Sementara para ilmuwan belum bisa menentukan apa tujuan spesifik dari lekukan ini selain memungkinkan manusia untuk mengekspresikan lebih banyak gerakan bibir, orang yunani kuno menganggap bahwa lekukan/philtrum ini merupakan bagian paling misterius dari tubuh kita.
Saya penasaran, sempat menanyakan ke beberapa teman, tapi tidak ada yang berhasil memberikan saya jawaban yang memuaskan.
Saya : Ini namanya apa dalam bahasa Indonesia? *sambil memegang philtrum saya*
Teman 1 : Hmmm.. apa ya? Ga tau ah. Ga ada kayanya dalam bahasa Indonesia
Teman 2 (seorang Jawa) : KALEN
Saya: serius? Ini namanya kalen?! *sambil lagi2 menunjuk philtrum saya*
Teman 2: ga tau deng. hehehe. tapi kan bentuknya kaya kali (sungai), bahasa jawanya kali ya kalen.
Saya : Semprul!
Teman 3 : ceruk hidung
Teman 4: lekukan di atas bibir
Teman 5: hmmm iya ya? apa ya namanya? kayanya ga ada ya padanannya dalam bahasa Indonesia.
Yang paling konyol, waktu saya tanya hal yang sama ke adik saya
Saya : Ini namanya apa? *sambil menunjuk philtrum saya*
Adik : (dengan capet dan yakin menjawab). JEMIWIR
Saya : hah???? (sambil tertawa ngakak) Dapat dari mana istilah itu?
Adik: ga tau, kayanya pas aja namanya, JE MI WIR (dan dia pun ikut tertawa karena jawaban ngaconya)

image source : http://en.wikipedia.org/wiki/File:Philtrum.jpg
Nah, ada yang bisa bantu saya? ![]()
5 Comments to “Bagian tak bernama”
cha
namanya sumbing…soalnya kalo itunya rusak, kan disebutnya penyakit bibir sumbing hehehe bener ga??
erikahahaha: bukan caaa, kamu ngacoooo hihihi
Sitta Taqwim
tadah upil, hihihihi…joroook ya? ;p
erikahahaha: pancen kemproh
Pu3
Kata mak gw,namanya lesung,tp bgitu gw komplen,mak gw dengan pdnya blg…oooooh congor…*mak yg ga jelas,keluh*
erikahahaha: wakakaka, emak loe emang juara deh ti, kalo urusan ngaco-ngacoan
Isaac黃光
‘ga nanya sama Oom Google??,…biar tambah ngaco pake aja kata ” tempat kumis “,…^_^
erikahahaha: huuuu ngawurrr :p
Tristi Dian
aku tahu makna nya apa. Itu dibuat Allah saat kita ada di dalam kandungan. Itu untuk pengingat kita waktu kita sedang bingung, mau nya ngeluh, atau pun ngomel2.
Coba sambil duduk meditasi, tarik napas sebentar, rasakan semua masalah mu. pejamkan mata. Rasakan keberadaaan mu di dunia. Ingat lah penciptamu. taruh telunjuk mu di Philtrum.
Ilmu meditasi dari guru saya bilang, itu seperti telunjuk Tuhan yang mengatakan: “ssstttt….keep silence….trust me…don’t complain”
Jadi waktu saya susah apa pun itu, saya taruh telunjuk saya, dan…ssstttttt…. I let God do the best thing on my life…..
Mudah-mudahan jadi tahu fungsi nya Philtrum.
“Tuhan tidak pernah menjadikan segala sesuatu nya sia-sia” Alhamdulillah
erikahahaha: waahhh, makasi ya Tristi penjelasannya. Setuju, Tuhan tidak pernah menjadikan segala sesuatuanya sia2