Kuliner khas Trenggalek, Jawa Timur
26th Dec 2009
Banyak orang mungkin belum pernah mendengar nama kota di Jawa Timur ini. Well, I my self, might never think of visiting this town if not because of my eldest sister who has been living here for years. (she runs a business here)
Anyway, seperti biasa setiap gue pergi ke suatu daerah, gue pasti menyempatkan (baca: bela2in) nyobain makanan khasnya.
Nasi pecel
Nasi pecel ga mungkin lepas dari makanan sehari-hari orang Jawa, khususnya Jawa Timur. Biasanya bumbu pecelnya relatif pedas dan yang jelas freshly made everyday. Masing-masing daerah di jawa punya kekhasannya sendiri soal campuran daun-daun yang digunakan dalam nasi pecel ini. Nah, kombinasi sayuran yang dipake di satu resto pecel paling ternama di kota ini adalah : rebusan daun kenikir, kecambah (toge kecil), irisan timun dan pucuk daun kemangi. Peyek kacang sudah pasti jadi gandengannya. Di resto pecel yang gue coba ini (mereka buka dari jam 6 pagi! sampe sekitar jam 2 siang), juga dijual ayam goreng kremesan buat padanannya. Wuih…ayam kremesnya nyeeesss. Setiap pagi gue udah pasti ribut minta dibeliin nasi pecel lengkap ini buat sarapan

Nasi pecel gunung
Di pagi kedua, gue minta dibelikan pecel yang dijual di daerah pegunungan trenggalek, kira2 berjarak 30 menit dari kota dengan mengendarai motor. Beberapa orang mungkin berkomentar lah pecel ya pecel lah, di mana2 sama. Wuih itu salah besar coy
. Pecel gunung yang gue nikmati di pagi hari ini bumbunya lebih medok, lebih pedas, lebih kental. Sayuran yang dipakai hanya bayam dan tauge. Padanannya lagi2 peyek kacang. Di sini ndak ada ayam gorengnya. Teman makan lainnya ada tempe goreng, tahu goreng dan telor asin.
Nagi geghok
Ini nasi khas masyarakat pegunungan sini. Nasi dengan taburan oseng teri pedas di atasnya kemudian dikukus. Mirip seperti arem2. Pedasnya mak jooosss, mantab. Pasangannya perkedel tahu.

Nasi pindang
Ini juga biasa tersedia di depot2 (resto kecil) di kota ini. Istilah pindang bisa jadi sangat berbeda pengertiannya di daerah yang berbeda di Indonesia. Pindang palembang berarti ikan patin atau iga dengan kuah bening asam2 pedas. Di jawa Timur, pindang berarti daging dengan kuah rawon (yang berarti menggunakan kluwak), tetapi ditambahkan banyak cabe rawit utuh. Kalau memesan nasi pindang maka biasanya penyajiannya ditambah dengan serundeng. Yum yum.

Besok gue masih mau hunting nasi lodho. Kabarnya nasi lodho yang juara rasanya letaknya di perbatasan trenggalek dan tulungagung. Hmmm mudah2an masih sempet mampir ah ![]()
One Comment to “Kuliner khas Trenggalek, Jawa Timur”
wahyu
wuidih. jadi laper berat nih, sore hari ini. pengen banget nasi pindang.